Penyebab dan Ciri Komedo Hitam dan Komedo Putih

Komedo Terbuka dan Komedo Tertutup

Komedo merupakan masalah umum yang kerap terjadi pada remaja yang biasanya tumbuh di daerah T zone yang meliputi dahi, hidung, dan dagu atau pipi wajah. Komedo di sekitar hidung lebih sering terlihat dibandingkan dengan bagian wajah lainnya. Kenapa? Karena pada bagian tersebut lebih banyak memproduksi minyak. Bagi sebagian remaja yang sangat memperhatikan penampilan, hal ini akan menjadi sangat mengganggu. Adanya komedo membuat wajah tampak lebih kusam dan tidah bersih.

Apa saja sih yang menjadi penyebab komedo? Faktor kebersihan merupakan faktor utama yang menyebabkan komedo. Selain itu, terjadinya perubahan hormon pada tubuh juga mempengaruhi timbulnya komedo. Faktor makanan dan minuman yang kita konsumsi juga bisa menyebabkan munculnya komedo di wajah kita. Menghindari makanan penyebab komedo adalah sebuah langkah yang bijak.
Penyebab komedo terbuka dan komedo tertutup

Bila kita perhatikan lebih dalam mengenai komedo yang tumbuh di wajah kita, ternyata komedo dapat tumbuh dengan bentuk yang berbeda-beda. Sebagian besar orang mengira komedo hanyalah titik-titik berwarna hitam yang tumbuh di permukaan kulit. Padahal, komedo juga ada yang tumbuh di bawah lapisan kulit dan berwarna putih. Inilah sebabnya jenis komedo dibagi menjadi dua yakni komedo hitam atau sering disebut komedo terbuka dan komedo putih atau sering disebut dengan komedo tertutup.

Ciri-Ciri Komedo Hitam

1. Bintik berwarna hitam
Komedo jenis ini akan membentuk warna hitam karena disebabkan oleh membesarnya pori-pori permukaan kulit. Selanjutnya, juga terjadi penumpukan sel-sel kulit mati dan kelenjar minyak yang keduanya akan mengalami oksidasi oleh udara. Akibat proses oksidasi inilah gabungan tersebut berubah warna menjadi bintik-bintik kecil gelap kehitaman.
2. Terletak di bagian permukaan kulit
Komedo hitam bersifat menutupi pori-pori kulit. Hal ini disebabkan oleh pembentukan komedo hitam berasal dari penumpukan sel-sel kulit mati yang terdapat pada permukaan kulit bagian terluar dan bercampur dengan minyak serta kotoran.

Ciri-ciri komedo hitam atau komedo terbuka

komedo hitam atau komedo terbuka

Ciri-Ciri Komedo Putih

1. Bintik berwarna putih
Hal ini disebabkan kmedo tumbuh pada bagian atas pori-pori yang tersumbat kulit sehingga tidak terjadi oksidasi oleh udara dan tidak mengalam perubahan warna.
2. Berupa tonjolan putih dan padat
Hal ini disebabkan oleh minyak dan bakteri yang terperangkap di bawah permukaan kulit sehingga lambat laun akan berubah menjadi keras.
3. Terletak di bagian bawah lapisan permukaan kulit
Komedo putih merupakan penyumbatan pori-pori yang dimana kotoran dan bakteri terjebak di dalam pori-pori yang tertutup lapisan kulit atau di bawah epitel kulit. Sehingga letaknya berada di bawah lapisan kulit.

Ciri-ciri komedo putih atau komedo tertutup

komedo putih atau komedo tertutup

Apa sajakah yang menjadi penyebab terbentuknya komedo hitam dan putih? Sebenarnya, tidak ada perbedaan penyebab yang mencolok antara komedo terbuka maupun komedo tertutup. Berikut ini hal-hal yang menjadi pemicu tumbuhnya komedo:

Penyebab Komedo Hitam dan Komedo Putih

1. Kurang mengkonsumsi air
2. Terjadi iritasi folikel rambut
3. Adanya perubahan hormon
4. Produksi minyak yang berlebihan
5. Penggunaan scrub yang berlebihan
6. Terjadi penumpukan sel-sel kulit mati
7. Penggunaan make up yang tidak cocok
8. Memakai roduk dengan bahan kimia tertentu
9. Mengonsumsi obat-obatan tertentu seperti pil KB, steroid, lithium
10. Terjadi peningkatan bakter Propionibacterium acne pada permukaan kulit
11. Jenis kulit yang kering dan berminyak lebih rentan terhadap munculnya komedo
12. Jarang membersihkan wajah terutama setelah memakai make up dan beraktivitas di luar ruangan
13. Mengkonsumsi makanan yang menyebabkan komedo seperti susu dan makanan tinggi glikemik (kadar gula dan lemak tinggi)

Bagaimana proses terbentuknya komedo pada permukaan kuit? Racun pada darah dan proses sirkulasi getah bening membuang sisa metabolismenya melalui kulit yang kemudian berinteraksi dengan sebum. Reaksi dari interaksi tersbut adalah terbentuk padatan yang lengket dan menebal. Apabila padatan tersebut berinteraksi dengan sel-sel kulit mati dan bakteri yang kemudian mengisi pori-pori yang terbuka maka akan membentuk komedo. Jika terbentuk pada permukaan kulit atau lapisan teratas, maka akan terjadi oksidasi oleh udara sehingga berubah warna menjadi hitam. Hal inilah yang menyebabkan komedo hitam atau komedo terbuka. Sedangkan komedo putih akan mengisi pori-pori bagian dalam sehingga tidak teroksidasi oleh udara karena pori-pori tertutup oleh kulit sehingga berwarna putih.

Sebetulnya kita tak perlu terlalu panik dengan urusan komedo. Pencegahan merupakan salah satu langkah bijak. Ada cara alami mencegah komedo yang bisa kita gunakan untuk mengatasi masalah ini.

Itulah ulasan singkat bagi yang penasaran tentang penyebab, ciri-ciri, serta terbentuknya komedo hitam dan putih di wajah kita. Semoga bermanfaat, dan jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan muka kita ya.

You may also like...